SALAHKAH BERANGAN
SALAHKAH BERANGAN

Perkembangan teknologi membawa dampak negatif dan positif, salah satu pengaruhnya adalah para keluarga muda menjadi malas menyalakan kompor untuk memasak sebagai kebutuhan wajib setiap manusia. 
Namun sebagai manusia berjiwa usaha hal negatif ini dapat ditangkap menjadi peluang berharga yang menjadi Automated Teller Machine (ATM) yang dapat mengalirkan rejeki. Betapa tidak, hanya dengan memoles sedikit barang yang sebenarnya biasa saja menjadi istimewa. Hal ini dapat dilihat di beberapa ruas jalan banyak pedagang sayur dan lauk dengan hanya memolesnya dengan bungkus daun pisang dengan harga antara Rp.1.000 – Rp. 5.000 per satuan.
Bak laron di awal musim, ketika pedagang sayur dan lauk bungkus daun pisang mulai siap diorder. Kerumunan pembeli mengambil sendiri kesukaan yang diinginkan laksana swalayan. Penjual berubah profesi menjadi seorang kasir pribadi, menerima uang dan memberikan kembalian (nyusuki). 
Mencermati hal ini tidakkah ketika sebulan lagi Ramadhan tiba, kemudian berangan membuat pasar dadakan untuk membantu dan menangkap peluang usaha atas kemalasan menyalakan kompor di sore hari menjelang berbuka puasa. Tentu ini menjadi salah satu tren di era kekinian untuk menjawab dan mengambil peluang pada momen yang tepat. (010419)

Artikel Lain

shadow